Pemerintah Kalurahan Ngipak Gelar Rembug Stunting 2026

Kartikaratna Wijayanti 08 Juni 2026 10:34:45 WIB

NGIPAK (SIDA). Dalam rangka mempercepat penurunan dan pencegahan stunting terintegrasi, Pemerintah Kalurahan Ngipak menyelenggarakan program Rembug Stunting pada hari Senin, 8 Juni 2026. Bertempat di Balai Kalurahan Ngipak, acara yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini menjadi forum krusial untuk mengevaluasi capaian kinerja pelayanan, mendiskusikan hambatan, serta menyusun rekomendasi kebijakan anggaran untuk periode mendatang.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan lintas sektor, yaitu:

  1. Unsur Pemerintah & Pembina: Lurah beserta Carik dan Pamong Kalurahan Ngipak (termasuk Kasi Kesejahteraan selaku pelaksana teknis), Badan Permusyawaratan Desa (Bamuskal), perwakilan Pemerintah Kapanewon/Kecamatan, serta Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD).

  2. Unsur Kesehatan & Pemberdayaan (Ujung Tombak): Petugas Gizi, Bidan Desa, Sanitarian dari Puskesmas, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Kader Posyandu (Balita & Remaja), PKK, Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

  3. Unsur Lembaga & Tokoh Masyarakat: Kepala Dusun (Dukuh) dari 9 padukuhan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan perwakilan pengurus Karang Taruna Kalurahan.

KPM Paparkan Data Tabel Kinerja Scorecard Periode Januari – Mei 2026

Dalam inti acara, Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kalurahan Ngipak memaparkan laporan infografis Tabel Kinerja Scorecard untuk periode Januari hingga Mei 2026. Berdasarkan data laporan dari 9 padukuhan, tercatat ada 5 kelompok sasaran utama dengan rincian kinerja sebagai berikut:

  • Sasaran 1: Keluarga Berisiko Stunting (Total 431 Keluarga) Capaian untuk penyediaan layanan dasar seperti Kartu Keluarga, akses air bersih, sanitasi, dan jamban sehat telah berhasil mencapai 100% (menjangkau seluruh 431 keluarga). Kepesertaan jaminan kesehatan berada di angka 97,2% (419 keluarga), sedangkan program bantuan sosial mencakup 99 keluarga, dan kegiatan ketahanan pangan diikuti oleh 182 keluarga. Namun, program Pendampingan TPK baru menyentuh 13,7% (59 keluarga), sehingga sektor ini dicatat sebagai salah satu pekerjaan rumah yang harus segera ditingkatkan.

  • Sasaran 2: Anak Usia 0–59 Bulan (Total 145 Anak) Pemantauan tumbuh kembang anak di posyandu berhasil mencapai target 100% (145 anak terpantau). Sebanyak 80 anak (55,2%) telah mengikuti kegiatan PAUD, dan 78 anak (53,8%) mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Selain itu, terdapat 26 anak gizi buruk yang telah ditangani melalui pemberian asupan gizi tambahan serta konseling intensif.

  • Sasaran 3: Remaja Putri (Total 266 Remaja) Capaian pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) untuk remaja putri tercatat baru mencapai 38,3% (102 remaja). Masalah krusial ditemukan pada indikator pemeriksaan HB (Hemoglobin) yang masih berada di angka 0% (belum ada satu pun dari 266 remaja putri yang diperiksa). Hal ini menjadi prioritas mendesak kalurahan guna mendeteksi dini risiko anemia.

  • Sasaran 4: Calon Pengantin (Total 4 Pasangan / 4 Catin) Berasal dari Padukuhan Munggur, Coyudan 2, dan Krwetan, capaian kinerja pada sektor ini meraih hasil sempurna 100%. Seluruh calon pengantin telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan fisik dan menerima bimbingan perkawinan pra-nikah secara lengkap.

  • Sasaran 5: Ibu Hamil (Total 24 Ibu Hamil) Kesadaran konsumsi Tablet Tambah Darah bagi ibu hamil di Ngipak telah mencapai 100%. Laporan juga mencatat 1 orang ibu hamil KEK (Kekurangan Energi Kronis) telah mendapatkan tambahan gizi. Kendati demikian, cakupan untuk pemeriksaan kehamilan/nifas berkala serta KB pasca-persalinan masih tertahan di angka 58,3% (14 ibu).

Rekomendasi Rencana Aksi Tindak Lanjut Kalurahan Ngipak

Melihat dinamika data di atas, forum Rembug Stunting Kalurahan Ngipak secara partisipatif menyepakati sejumlah poin rekomendasi prioritas untuk segera dianggarkan dan dilaksanakan:

  1. Prioritas Utama Pemeriksaan HB: Bekerja sama dengan Puskesmas untuk segera memfasilitasi alat dan jadwal pemeriksaan HB bagi seluruh 266 remaja putri di wilayah Kalurahan Ngipak.

  2. Perluasan Jangkauan Pendamping TPK: Mengoptimalkan mobilitas Tim Pendamping Keluarga (TPK) agar cakupan pendampingan keluarga berisiko stunting meningkat dari posisi saat ini yang baru 13,7%.

  3. Optimalisasi Imunisasi, PAUD, & Layanan Ibu Hamil: Menggerakkan kader dusun secara aktif untuk melakukan sosialisasi dari rumah ke rumah demi meningkatkan persentase imunisasi anak (kini 53,8%), partisipasi PAUD (kini 55,2%), serta pemeriksaan antenatal bagi ibu hamil (kini 58,3%).

Melalui komitmen bersama yang tertuang dalam berita acara Rembug Stunting ini, Pemerintah Kalurahan Ngipak optimis dapat mengonversi data komprehensif scorecard ini menjadi program kerja nyata demi mewujudkan generasi Ngipak yang sehat, cerdas, dan bebas stunting

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Kartikaratna Wijayanti
    Terima kasih banyak atas dorongan dan apresiasinya...baca selengkapnya
    18 November 2025 12:02:45 WIB
  • Suyati
    Mantap lanjutkan tingkatkan pelayanan...baca selengkapnya
    17 November 2025 18:30:49 WIB
Galeri Foto
LAYANAN PENGADUAN
LAYANAN PENGADUAN Ini adalah formulir pengaduan, silahkan sampaikan kritik maupun saran anda terkait Kalurahan Ngipak!
JAM WAKTU INDONESIA BAGIAN BARAT
JADWAL WAKTU SHALAT

https://tafsirweb.com/jadwal-sholat

JDIH KABUPATEN GUNUNGKIDUL
LAYANAN DUKCAPIL GUNUNGKIDUL
WHATSAPP PELAYANAN KALURAHAN NGIPAK
WhatsApp Desa Ngipak
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial