Tradisi Nyadran
Kartikaratna Wijayanti 28 November 2019 13:58:35 WIB
NGIPAK (SIDA). Salah satu adat tradisioanal yang masih dilestarikan oleh warga Desa Ngipak, yaitu Nyadran. Tradisi tersebut dilakukan oleh warga padukuhan Karangwetan dan Dungkasi desa Ngipak. Bertempat di salah satu gunung, yang bernama Randu Alas. Diyakini masyarakat setempat bahwa gunung tersebut merupakan petilasan Mbah Soponyono, cikal bakal padukuhan Karangwetan – Dungkasi. Tujuan dilakukannya tradisi nyadran adalah untuk memohon hujan kepada Tuhan Yang maha Kuasa, melalui kegiatan sodaqohan Nyadran. Warga yang mengikuti kegiatan tersebut masing – masing membawa nasi beserta lauk pauk seadanya. Setelah dilakukan ikrar oleh sesepuh setempat, kemudian berdoa bersama, kemudian warga saling menukarkan nasi yang dibawanya.
Besar harapan warga, musim hujan segera datang, membawa manfaat dan keberkahan bagi semua.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |